Pengemudi Travel yang Aneh

Ilustrasi (americanfiberglassinc.com)

Kamis kemarin, saya memilih menumpang travel untuk ke Bandung. Karena sedang ada pekerjaan di Jalan M.H Thamrin, maka travel yang saya pilih pun yang dekat situ juga. Yang menarik, selama bertahun-tahun bolak-balik Bandung – Jakarta baru kali ini saya menjumpai supir travel yang aneh sekali. Sepanjang perjalanan dia tidak mau diam, kalau istilah Jermannya: kumincir.😀

Sejak awal sudah ingin tertawa melihat tingkah pengemudi ini. Sebelum berangkat saya lihat dia bersenam dulu, menggerakkan semua anggota badannya. Lucu lah melihatnya.

Ketika mulai masuk tol dalam kota saya belum merasakan keanehan dan rasa was-was. Namun setelah masuk gerbang tol Halim mulailah dia beraksi: Sambil menyetel musik hip-hop dia mengemudikan kendaraannya dalam kecepatan tinggi, zigzag berpindah-pindah jalur, bahkan kadang-kadang menjalankan kendaraannya di bahu jalan. Jarak yang diambil dengan kendaraan yang di depannya juga saya lihat sangat rapat.

Sesekali klakson dan lampu utama, atau lampu hazard dinyalakannya setiap kendaraan yang di depannya dinilai terlalu lambat. Sambil menjalankan seperti itu kakinya yang sebelah kiri dia angkat ke kursi, kalau sudah kepepet baru dia turunkan untuk menginjak pedal kopling. Skillnya memang rruuar biasa, tapi membuat jantung berdegup kencang. Tak terbayangkan apa yang terjadi jika dia lengah sedikit saja, atau kendaraan lain salah antisipasi.

Keanehan lainnya adalah ketika sepanjang perjalanan dia tidak mau diam: menggerak-gerakkan tangan, bahu. Terkadang menunduk mengambil barang yang jatuh, mengambil tissue lah, mengambil kertas lah, kadang tangannya bersedekap di atas kemudi, sambil meminum air mineral botol besar. Minumnya sering sekali. Duduknya tak bisa diam seperti orang yang sedang menahan ingin pipis. Pokoknya aneh sekali.

Terus terang baru kali ini saya tidak bisa tidur saat di travel. Was-was. Pantesan sebelum berangkat petugas travel yang mengantarkan ke mobil sempat berujar:”Hati-hati pak, supir ini banyak yang tidak suka.” Awalnya saya anggap biasa saja, ternyata saya mengalami sendiri.

Syukurlah bisa sampai di tujuan dengan selamat. Namun karena merasa sangat tidak nyaman saya pun kemudian memutuskan untuk melakukan komplain kepada pengelola travel tersebut. Pihak travel berjanji akan menindaklanjuti keluhan saya tersebut.

6 thoughts on “Pengemudi Travel yang Aneh

  1. Saya pernah dapet yang seperti ini. Pas saya duduk di depan, di samping dia. Kaki saya jadi ikutan ngerem kalau dia ngerem. he he he. Saya tegang banget.

    Saya pikir dia ngantuk. Langkah sebelum terakhir, mau saya ajak ngobrol aja supaya gak ngantuk. Langkah terakhir, saya minta saya aja yang nyupir meskipun gak punya sim mobil gede. Dari pada dari pada.

    Yang saya lakukan … saya maksa diri TIDUR! supaya gak tahu ajalah. Nyerah …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s