Butuh Didengar

Ilustrasi (diambil dari http://www.realestateradiousa.com)

Di gedung kepresidenan Republik China atau lebih dikenal dengan sebutan Taiwan terdapat sebuah ruangan yang pegawainya terdiri dari para pensiunan. Para sepuh ini bertugas sebagai pegawai call center untuk pemerintah. Tujuannya adalah untuk membantu Presiden Ma Ying-jeou dalam menghimpun keluhan, kritik atau saran dari masyarakat.

Layaknya call center, penelepon yang masuk tentu tidak semuanya bersikap bersahabat. Tergantung kepada kondisi emosi mereka. Para manula ini harus siap menerima keluhan yang datang secara santun, atau emosional. Biasanya jumlah penelepon akan meningkat ketika sebuah peristiwa ketidakpuasan terhadap pemerintah diangkat di televisi.

Dari film dokumenter  di TLC yang saya tonton pagi tadi ada sebuah pernyataan yang menarik dari salah seorang pegawai call center kepresidenan di distrik Zhongzheng. “Sebenarnya tidak semua aduan masyarakat membutuhkan solusi, terkadang mereka hanya butuh didengarkan keluhannya. Setelah itu selesai!,” ungkapnya.  Masyarakat butuh sarana curhat tentang negaranya. Dengan menghubungi kantor kepresidenan mereka sudah merasa diperhatikan pemimpinnya. Memang pada ujungnya tak sekedar butuh didengar, mesti ada langkah konkret, katanya lagi.

***

Kalau dipikir terkadang menjadi pendengar yang baik itu tidak mudah juga, adakalanya seseorang, baik itu teman, sahabat, atau anggota keluarga ada pada kondisi dimana dia sebenarnya hanya butuh didengarkan pendapat atau keluhannya , dan Anda harus siap menjadi pendengarnya.🙂

2 thoughts on “Butuh Didengar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s