Kuantar Dirimu Sampai Depan Pintu, Nak

Senangnya bisa mengantarkan lagi si sulung  ke sekolahnya. Maklum tak setiap waktu saya bisa mengantarnya. Aktivitas kerja terkadang memaksa saya untuk tinggal di luar kota beberapa hari dalam sepekan. Jadi ketika ada kesempatan, senangnya sungguh luar biasa.

Mungkin saya tak bisa seperti ayah yang lain, yang bisa mengantar anaknya setiap hari ke sekolah. Kendatipun begitu, saya masih merasa beruntung bila dibandingkan dengan teman-teman yang lain. Seorang kawan misalnya, dia baru bisa bertemu anaknya hanya pada Hari Sabtu dan Minggu saja. Kemudian ada juga kawan saya di Bekasi, yang setiap hari harus bergegas berangkat usai subuh, karena kantornya berada di Jakarta. Jangankan untuk mengantar anak sekolah, untuk mengajaknya bermain atau sekedar mengobrol pun susahnya minta ampun. Pasalnya ketika dia pergi anaknya itu masih tidur, dan ketika pulang pun anaknya sudah terlelap. Pergi dan pulang tak melihat matahari.

Masa kecil anak-anak itu singkat, dan tak akan pernah bisa kembali. Oleh karena itu, sungguh berbahagia jika kita bisa memaksimalkan waktu untuk memberikan perhatian kepada mereka.

Hari ini, kuantarkan dirimu sampai depan pintu kelas, nak! Semoga esok lusa masih ada kesempatan untuk ayah mengantarkanmu lagi.

One thought on “Kuantar Dirimu Sampai Depan Pintu, Nak

  1. So sweet, ayah yang baik….
    I do love my parents…
    Mamah & Ayah I love you so much🙂
    Jadi Homesick….

    Lucky:
    Trims sudah mampir. Yah kasih sayang kepada anak memang luar biasa. Mudah2an jadi ladang amal buat bekal pulang🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s