Double Antivirus
Komputer Anda menggunakan berapa antivirus sekarang? Satu, dua, atau justru tidak menggunakan antivirus sama sekali?.
Saya sendiri memasang dua antivirus di komputer. Antivirus yang free sih kedua-duanya. Yang satu buatan lokal, yang satu buatan luar negeri.
Mengapa harus double antivirus segala. Alasannya sederhana. Antivirus buatan lokal biasanya mahir dalam mendeteksi dan menangani serangan virus-virus buatan lokal seperti Brontox, Yuyun, dsb. Sedangkan virus luar negeri biasanya tidak bisa mendeteksi virus-virus lokal semacam itu. Sebaliknya virus buatan luar negeri saya pasang untuk mencegah infeksi virus semacam Conficker, Sasser, Blaster, dsb. Kalau untuk Stuxnet? Apakah sudah efektif tidak ya?
Ancaman virus sebenarnya jangan dipandang sepele. Bila sudah terinfeksi pasti merepotkan juga. Sederhana saja, jika virus yang menginfeksi komputer Anda menyebabkan data corrupt, sehingga mengganggu kinerja OS, itu pasti menjengkelkan. Belum lagi jika komputer Anda terhubung dengan jaringan; bisa menginfeksi komputer lain, bisa menghabiskan bandwidth, dan lain-lain.
Anda bisa menggunakan antivirus mana saja. Saya sendiri memilih Avast dan Smadav. Jika butuh referensi antivirus free apa saja yang layak dipilih, PentestIT Bulan Januari lalu merilis “List of Best 2011 Free Antivirus Software,” yang terdiri dari:
- Microsoft Security Essential
- BitDefender Antivirus Free Edition
- Avast Free Antivirus
- AVG Anti-Virus 2011 Free Edition
- Avira Antivir Free Edition – Free Antivirus Software
- Hitman Pro – Free Cloud Anti malware Software
- Immunet Protect – Free Cloud Anti virus software
- FortiClient – Free EndPoint Security Suite
- Panda Cloud Antivirus – Free Cloud Antivirus
- Asquared freeOutpost Security Suite Free
- ClamWin AntiVirus – Open Source Anti Virus

No 1 dan 2 duongs.
Tapi belum, eh gak dipasang. Jadi bebas antivirus.
Rully
February 15, 2011 at 3:01 pm
Saya pake Microsoft Security Essentials dan Smadav…
Abu Umar
February 15, 2011 at 4:17 pm