Monitor Komputer Rentan Rusak?
Jika sedang ingin menggunakan komputer di rumah, saya lebih senang memakai PC ketimbang notebook. Alasannya simpel saja, karena ketika membutuhkan komputer di rumah, yang paling mudah adalah menyalakan PC. Sedangkan untuk menyalakan notebook butuh effort lagi: Harus mengeluarkannya dulu dari dalam tas, lalu membukanya dari casing, menyiapkan perangkat tambahan lain seperti mouse, kabel power untuk antisipasi baterai habis, dll.
Sayang sejak kemarin PC di rumah untuk sementara tidak bisa digunakan karena monitornya rusak. Memang sudah cukup lama juga sih umurnya, kalau tidak salah sekitar 4 tahunan. Jenisnya juga masih CRT. Sebenarnya sudah lama ingin diganti dengan LCD, namun karena monitor yang ada masih bisa digunakan sehingga untuk membeli yang baru ditunda terus. Mungkin sekarang saatnya:D
Dipikir-pikir dari seluruh perangkat komputer (PC), kenapa ya monitor menjadi perangkat yang selalu paling cepat rusak. Apakah dugaan saya benar? Entahlah
. Namun sejak saya bekerja, bangkai perangkat komputer yang paling banyak saya lihat adalah monitor. Kalau tidak mati total, warnanya yang berubah, atau pencahayaannya meredup. Kenapa ya? Saya sendiri tidak tahu penyebabnya karena tidak terlalu mendalami bidang hardware.
Diantara Anda ada yang tahu?

mungkin faktor U, alias usia
rois
November 29, 2010 at 7:04 am
Untuk mengatasinya harus ada faktor D atuh, DUIT
Heran aja mang, dibanding CDR, atau perangkat2 dalam CPU, pengalaman saya Monitor adalah yang paling cepat rusak, selanjutnya adalah keyboard.
indra kh
November 29, 2010 at 7:15 am
berdasarkan penerawangan saya, monitor anda tengah dirasuki oleh roh jahat. coba monitornya dimandikan dengan air dari 4 sumur yang ada disekitar wilayah Situ Aksan, Lembang, Kiaracondong & Cikendi.
Biasana Mang Aswadiwarman sering kuman komen di Simamaung, sekarang tumben komentar di sini
Kurang dua sumurnya, harus ditambah dari sumur Kebon Kopi dan Awiligar
aswadiwarman
November 29, 2010 at 7:47 am
kirain ada jawaban singkat kenapa monitor lebih rentan rusak….
ciec
November 29, 2010 at 7:50 am
Hehe, justru siapa tahu Teteh punya jawabannya. Saya sharing masalahnya
indra kh
November 29, 2010 at 8:53 am
Lha kompie saya yang cepat rusak malah key board nya..nggak rusak sih, tapi huruf-hurufnya hilang…mungkin semangat nutul nya? Hehehe
edratna
November 29, 2010 at 11:40 pm
Soalnya cerita2 ibu selalu panjang lebar, jadi banyak huruf yang dibutuhkan, hehe.
Iya bu, selain monitor, keyboard adalah salah satu perangkat lainnya yang sering rusak.
indra kh
November 30, 2010 at 3:25 am
hahahha…bisaan aza komandnya y.ehhe
salam persahabnatan
Hadooh kezedot dimana nih, benjol enggak?
kezedot
November 30, 2010 at 3:04 pm
He..he…he…. aku sampai 3 kali ganti monitor, mungkin akhir bulan atau 3 minggu lagi monitorku aku ganti dengan yang LCD. Btw,kenapa koq monitor yang sering rusak itu resiko dari pemakaian yang terus menerus mas. Seperti diriku ini, Kadang monitorku aku ajak kerja rodi sampai 24 jam lebih, apalagi pas malam minggu bisa nonstop dari malam minggu sampai minggu malam. CPU kan ada kipasnya jadi bisa dingin kalau monitor panas terus dan panasnya tidak bisa keluar. Mungkin solusinya dikasi fan diatas kisi-kisi monitornya
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
Sugeng
November 30, 2010 at 3:58 pm
Monitor CReT kan “umurnya” maksimal 5 tahun.
Lebih dari itu, muncul masalah ririwid.
Perbaiki a, rusak b. Perbaiki b, rusak c. Dst.
Jadi kalo udah 4 tahunan, yah wahyana diganti.
Rully
December 1, 2010 at 7:37 am
bunda sangkain malah Indra mau menuliskan sebab nya dan cara mengatasinya ? hehehe …kecele deh….
judul2 tulisan yg mengejutkan seperti ini, biasanya sangat disukai oleh si Oom Google lho Indra
salam
bundadontworry
December 1, 2010 at 2:57 pm
tergantung gmn makainya aja
andinoeg
December 1, 2010 at 5:06 pm
saya gak mengerti sobat. Jadi gak bisa banyak bantu
achoey
December 2, 2010 at 3:09 am